You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
60 Warga RW 04 Kelurahan Jati Ikuti Simulasi Penanggulangan Kebakaran
photo Nurito - Beritajakarta.id

Warga Jati Diedukasi Penanganan Dini Kebakaran

Sebanyak 60 warga RW 04, Kelurahan Jati, Kecamatan Pulo Gadung, mengikuti simulasi penanggulangan kebakaran yang diadakan Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur. 

"Cara memadamkan api"

Kepala Seksi Operasi Sudin Gulkarmat Jakarta Timur, Abdul Wahid mengatakan, kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi potensi kebakaran di lingkungan permukiman.

PMI Jaktim Bantu Penyintas Kebakaran di Utan Kayu Selatan

"Simulasi dilakukan dengan skenario kebakaran rumah yang dibuat menggunakan material kayu, papan, dan tripleks hingga evakuasi korban. Warga tidak hanya mendapatkan materi teori, tetapi juga terlibat langsung dalam praktik pemadaman api," ujarnya, Selasa (9/6).

Wahid menjelaskan, simulasi ini terdiri dari gladi rencana operasi penanggulangan kebakaran serta edukasi penggunaan alat pemadam api ringan (APAR) yang sudah diberikan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta kepada masyarakat.

"Kami melakukan simulasikan penggunaan APAR dan memadukannya dengan skenario kebakaran. Masyarakat yang sudah mendapatkan edukasi langsung diajak mempraktikkan cara memadamkan api," terangnya.

Menurutnya, peserta juga dibekali pengetahuan mengenai cara berkomunikasi dan berkoordinasi dengan petugas pemadam kebakaran, serta langkah-langkah yang dapat dilakukan masyarakat untuk membantu proses penanganan kebakaran.

"Kami juga mengingatkan warga agar tidak memarkir kendaraan di badan jalan lingkungan. Sebab, dapat menghambat akses mobil pemadam kebakaran saat terjadi keadaan darurat," ungkapnya.

Untuk mendukung kegiatan simulasi, lanjut Wahid, Sudin Gulkarmat Jakarta Timur mengerahkan enam unit mobil pemadam kebakaran, 30 personel, serta enam unit APAR. 

"Sebanyak lima tabung APAR juga diserahkan untuk menjadi inventaris RW," bebernya.

Lurah Jati, Asep Ahmad Umar, menyambut baik pelaksanaan simulasi dan edukasi penanganan dini kebakaran tersebut karena dapat menjadi langkah preventif yang penting untuk meminimalisir risiko dan dampak kebakaran di lingkungan permukiman.

"Saya juga mengimbau masyarakat agar tidak memarkir kendaraan di badan jalan sehingga saat terjadi bencana, mobil pemadam kebakaran dapat dengan mudah melintas menuju lokasi," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Dubes Belanda Lihat Kemeriahan Peringatan HUT ke-81 RI di Malaka Jaya

    access_time17-08-2026 remove_red_eye7753 personNurito
  2. Warga Kepulauan Seribu Berhak Dapat Layanan Transportasi Setara

    access_time16-08-2026 remove_red_eye1415 personFakhrizal Fakhri
  3. Lomba Dayung di Pasar Baru Digelar Akhir Agustus

    access_time20-08-2026 remove_red_eye1246 personFolmer
  4. Ketua RW dan LMK di Susukan Adu Jago Bikin Nasi Goreng

    access_time19-08-2026 remove_red_eye930 personNurito
  5. Pemprov DKI Inventarisasi Kebutuhan dan Pengiriman Bantuan Korban Gempa NTT

    access_time16-08-2026 remove_red_eye917 personAldi Geri Lumban Tobing